1. Data Produk
Masukkan nama produk dan jumlah porsi yang dihasilkan.
2. Biaya Bahan
Bahan diambil dari Database Bahan. Di bagian ini Anda hanya menentukan jumlah pemakaian.
Contoh: database menyimpan Susu UHT 1.000 ml = Rp18.000. Jika resep memakai 80 ml, biaya yang masuk ke HPP otomatis Rp1.440.
| Bahan | Data Pembelian | Harga Beli | Qty Pakai | Satuan Pakai | Biaya Pemakaian |
|---|
Belum ada bahan. Klik Search Bahan untuk memilih bahan dari database.
Rumus: Biaya Pemakaian = Harga Beli รท Jumlah Pembelian ร Jumlah Pemakaian setelah satuan dikonversi.
Total Biaya Bahan
Rp 0
3. Biaya Operasional
Pisahkan biaya gas, listrik, tenaga kerja, sewa, dan biaya lain yang dialokasikan ke menu.
| Nama Biaya Operasional | Nominal | Perhitungan | Total Masuk HPP |
|---|
Per Produksi = nominal langsung masuk total biaya. Per Porsi = nominal ร jumlah porsi produksi.
Total Biaya Operasional
Rp 0
Total Biaya Produksi
Biaya bahan + biaya operasional
Rp 0
4. HPP, Harga Jual & Margin
HPP / Porsi
Rp 0
Laba / Porsi
Rp 0
Margin Keuntungan Aktual
0%
Harga Jual Otomatis = HPP ร (1 + Margin รท 100). Contoh HPP Rp10.000 + margin 100% = Rp20.000.
Semua angka dihitung ulang otomatis saat Anda mengetik jumlah, harga, pemakaian, porsi, atau margin.
5. Riwayat Produk
Klik nama/menu untuk menampilkan susunan resepnya. Aksi tersedia untuk hapus menu, edit harga bahan, dan update biaya/HPP.
| Produk | HPP | Harga Jual | Margin | Laba/Porsi | Aksi |
|---|
6. Susunan Resep / Menu
Susunan bahan dibuat otomatis dari bahan yang dipilih pada perhitungan HPP.
Nama Menu
Produk Tanpa Nama
Hasil Produksi
1 porsi
| No. | Bahan | Pemakaian | Biaya |
|---|